Home
Pages
Profil Yayasan

Profil Yayasan


 Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Pangkalpinang Propinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah salah satu YPAC yang ada di Indonesia. YPAC merupakan organisasi nirlaba yang berupaya turut mendidik, mencerdaskan, membina dan mewujudkan rasa kebersamaan dan kepedulian bagi anak penyandang cacat (baik cacat mental maupun fisik), sehingga pada akhirnya nanti mereka akan memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat dipergunakan sebagai bekal bagi mereka untuk mandiri dan berkarya demi pembangunan bangsa.
Pendirian Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diprakarsai oleh Dr. Moedarso pada tanggal 1 Februari 1955, sebagai antisipasi penyakit Polio di Pulau Bangka dengan status YPAC Perwakilan yang pada saat itu berlokasi di Rumah Sakit PT. Tambang Timah. Tahun 1970 berubah status dari YPAC Perwakilan menjadi YPAC Cabang Pangkalpinang dengan Ketua Dra. Ny. JE Pontoh. Tahun 1971 PT. Timah mendirikan gedung baru untuk YPAC Cabang Pangkalpinang, dengan luas bangunan 542 M2 dan luas tanah 1257 M2 yang berlokasi di Jalan RS. Bhakti Timah / Dr. Yudono No. 2 Pangkalpinang.
Tanggal 23 Oktober 1995 Tanah dan Bangunan YPAC dihibahkan oleh PT Timah kepada Pengurus YPAC Cabang Pangkalpinang dengan Berita Acara No. 022/BA-0000/95-BI. Pada tanggal 16 Agustus 2002 YPAC Cabang Pangkalpinang berubah status menjadi “YPAC Pangkalpinang” menyesuaikan dengan UU No. 16 Tahun 2001 dengan Akte Notaris No. 8 Tahun 2002.
Salah satu upaya YPAC Pangkalpinang dalam rangka ikut mencerdaskan Anak Berkebutuhan Khusus adalah melalui pendidikan formal yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) mulai dari TK-LB sampai dengan SLP-LB yang terbagi dalam beberapa jurusan B, C dan D (Tuna Wicara, Tuna Rungu, Tuna Grahita dan Autis/ADHD).

Hal ini sejalan dengan Resolusi PBB No. 48/3 Tahun 1992 yang mengandung makna tentang “Pengakuan Akan Eksistensi Penyandang Cacat sekaligus Penegasan Komitmen Seluruh Bangsa Penjuru Dunia untuk Membangun Kepedulian Bagi Perwujudan Kesetaraan Dan Kesejahteraan Penyandang Cacat“. Yang kemudian lebih ditegaskan kembali dalam UU No. 47 tahun 1997 dan resolusi PBB No.48/96 tahun 1993 bahwa “Perlu Adanya Kesamaan Kesempatan Bagi Penyandang Cacat“.
YPAC Pangkalpinang sendiri sangat menyadari sepenuhnya bahwa untuk memenuhi kebutuhan operasional bukanlah merupakan tugas yang ringan, akan tetapi harus didukung oleh komitmen dan kepedulian yang tinggi bagi para penyandang cacat (anak berkebutuhan khusus) juga sangat ditentukan sekali oleh terpenuhi dan tersedianya pembiayaan yang cukup memadai baik yang bersumber dari pihak Pemerintah maupun Swasta, sehingga Roda YPAC Pangkalpinang akan terus berputar demi menciptakan dan mewujudkan Anak-anak berkebutuhan khusus sebagai Sumber Daya Manusia sesuai Resolusi PBB tersebut di atas.

TUJUAN:

Memberi Kesejahteraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dalam arti seluas-luasnya, dalam upaya membantu pemerintah dalam mencapai kesejahteraan Anak Berkebutuhan Khusus serta “Mempersiapkan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus yang Berdaya Guna di Masyarakat”, yang mencakup :

a. Pencegahan

b. Rehabilitasi dan

c. Equalisasi

semua itu dimanajemen dan ditangani oleh YPAC Pangkalpinang secara Total Care.